Analysis of the Socio-Economic Conditions of Fresh Sea Fish Traders at Oesapa Market, Kelapa Lima District, Kupang City
Main Article Content
Abstract
Coastal and marine areas, including East Nusa Tenggara (NTT) Province, have significant potential in the fisheries sector as a source of regional income. Kupang City, as the provincial capital, is a center for fresh seafood trading, particularly at Oesapa Market, Kelapa Lima District. This study aims to describe the socioeconomic characteristics of fresh seafood traders and analyze the factors influencing their income at Oesapa Market. The study used a quantitative descriptive method with 67 traders as respondents. The results showed that the majority of traders were male, aged 26–35 years, with a high school education, and more than 10 years of trading experience. Initial capital was mostly in the range of IDR 1,000,000–IDR 3,000,000, and daily expenses ranged from IDR 100,000–IDR 300,000. The results of the regression analysis showed that only age and side jobs had a positive and significant effect on traders' income. Meanwhile, other variables such as education, length of trading, capital, number of dependents, and expenses did not have a significant effect.
Article Details
References
As’ad, M. (2013). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pendapatan Nelayan. Jurnal
Agribisnis dan Perikanan, 8(1), 78-89.
Donelly, J. (2023). Pengaruh Globalisasi Terhadap Pendapatan Rumah Tangga.
Global Economics Journal, 6(3), 78-95.
Fauziah, P., Purnama, A. A., Yolanda, R., dan Karno, R. (2017). Keanekaragaman
Ikan (Pisces) di Danau Sipogas Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Jurnal
Biologi Udayana, 21(1), 17-20.
Kereh, M., Pangemanan, J. F., Andaki, J. A., Manoppo, V. E., & Aling, D. R. (2023).
Kondisi Sosial Ekonomi Pedagang Ikan Laut Segar Di Pasar Rakyat Sukur
Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara. Akulturasi: Jurnal Ilmiah
Agrobisnis Perikanan, 11(1), 11-18.
Kumaat, J., Haluan, J., Wisudo, S. H., dan Monintja, D. R. (2013). Potensi Lestari
Perikanan Tangkap di Kabupaten, 4(1), 41-50.
Kusumawati, R. D., dan Nurjannah, S. (2022). Penerapan Sistem Modal Usaha dan
Likuiditas di Usaha Batik Tatsaka Desa Tampo Banyuwangi. Jekobis: Jurnal
Ekonomi dan Bisnis, 1(1), 70-75.
Muflikhati, I., Hartoyo, H., Sumarwan, U., Fahrudin, A., & Puspitawati, H. (2010).
Kondisi sosial ekonomi dan tingkat kesejahteraan keluarga: kasus di wilayah
pesisir Jawa Barat. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 3(1), 1-10.
Putri, K., Pradhanawati, A., dan Prabawani, B. (2014). Pengaruh Karakteristik
Kewirausahaan, Modal Usaha, dan peran Business Development Service
terhadap pengembangan usaha. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, 3(4), 313-322.
Rahardja, A., dan Manurung, D. (2008). Pengeluaran Rumah Tangga dan
Pengaruhnya Terhadap Distribusi Pendapatan. Jurnal Ekonomi Indonesia, 19
(1), 45-60.
Ramadhi, A. (2014). Peran Pedagang Ikan dalam Rantai Distribusi Hasil Laut. Jurnal
Ekonomi Maritim, 10(2), 123-135.
Shadri, I. (2023). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesejahteraan Petani
Padi (Studi pada Gampong Lawe Sawah Kecamatan Kluet Timur Kabupaten
Aceh Selatan) (Doctoral Dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh).
Sholeh, Mohammad Shoimus, And Luluk Mublihatin. "Kontribusi Pekerjaan
Sampingan Petani Terhadap Ekonomi Rumah Tangga di Desa Pakong
Kecematan Pakong, Pamekasan." Jurnal Pertanian Cemara 18.2 (2021): 90-93.
Siregar, A., dan Nasution, B. (2020). Analisis Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan.
Jurnal Ekonomi Maritim, 15(1), 45-60.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun (2004) Tentang Pemerintahan
Daerah Di Indonesia. Jakarta : Lembaran Negara Republik Indonesia
Utami, S. (2017). Pengaruh Pengeluaran Rumah Tangga Terhadap Kesejahteraan
Ekonomi. Jurnal Ekonomi Mikro, 11(2), 112-124.
Yulmardi, Y., & Bhakti, A. (2018). Kajian sosial ekonomi pedagang ikan di Kuala
Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat. e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan
Pembangunan Daerah, 7(3), 147-156.