Peran Community Based Tourism Dalam Mendukung Sustainable Tourism Di Desa Wisata Hijau Bilebante Lombok Tengah
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini membahas peran Community Based Tourism (CBT) dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Desa Wisata Hijau Bilebante, Lombok Tengah, sebuah desa yang berhasil bertransformasi dari kawasan pertanian dan bekas tambang menjadi destinasi eco-tourism berbasis komunitas. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menggali dinamika partisipasi masyarakat, strategi perencanaan, dan mekanisme pengelolaan pariwisata melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa penerapan CBT di Bilebante berkontribusi signifikan terhadap tiga pilar keberlanjutan: ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan. Dari aspek ekonomi, masyarakat memperoleh manfaat melalui pengembangan homestay, Pasar Pancingan, usaha mikro, serta kegiatan agrowisata yang meningkatkan pendapatan rumah tangga. Dari aspek sosial-budaya, CBT memperkuat kohesi sosial, meningkatkan peran perempuan dan pemuda, serta menjaga kesinambungan nilai-nilai lokal. Sementara itu, dari aspek lingkungan, praktik eco-tourism mendorong konservasi lahan pertanian, pengelolaan sampah, dan rehabilitasi ekosistem desa. Kendati demikian, penelitian ini menemukan tantangan berupa keterbatasan kapasitas SDM, distribusi manfaat yang belum merata, serta promosi digital yang masih lemah. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa CBT merupakan pendekatan efektif untuk mencapai pariwisata berkelanjutan, sekaligus memberikan pijakan bagi penguatan tata kelola komunitas dan kebijakan pengembangan desa wisata di masa mendatang.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
BUKU
Creswell, John W. Penelitian Kualitatif & Desain Riset: Memilih di antara Lima Pendekatan. Edisi ke-3. Diterjemahkan oleh Ahmad Lintang Lazuardi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.
Yin, Robert K. Case Study Research and Applications: Design and Methods. 6th ed. Los Angeles: SAGE Publications, 2018.
Darmayasa Darmayasa et al., Ekowisata Indonesia: Peluang, Tantangan Dan Peran Wisata Alam Untuk Pembangunan Berkelanjutan (PT. Star Digital Publishing, Yogyakarta-Indonesia, 2025).
JOURNAL
Akbar, Adam Rahmadi, I Gede Mudana, Gede Ginaya, and I Ketut Suparta. “Implementation of Green Tourism Village Management in Bilebante Village, Central Lombok.” Journal of Social Service and Empowerment 2, no. 1 (2025): 29–36.
Adam Rahmadi Akbar, I Gede Mudana, Gede Ginaya, and I Ketut Suparta. “Implementation of Green Tourism Village Management in Bilebante Village, Central Lombok.” JOSSE: Journal of Social Service and Empowerment 2, no. 1 (2025): 29–36. https://doi.org/10.56743/josse.v2i1.475.
Aji, Riswandha Risang, and Visilya Faniza. “Community-Based Ecotourism: A Case Study of Pentingsari Village.” Journal of Architectural Research and Design Studies 8, no. 1 (2024). https://doi.org/10.20885/jars.vol8.iss1.art8.
Aprilani, Triana Lidona, Muhammad Habibullah Aminy, Suci Emilia Fitri, and Pahrul Azim. “A Inovasi Dalam Pengalaman Wisata: Menciptakan Atraksi Unik Sebagai Daya Ungkit Pertumbuhan Ekonomi Di Desa Wisata Bilebante: Desa Wisata Bilebante.” Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan 9, no. 1 (2025): 29–43.
Ardhiatma, Fariz. “Peran Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Lokal.” Tourism and Hospitality Research 1, no. 1 (2025): 23–29.
Azani, Adila Nurul, Supardi Supardi, and Rumba Rumba. “Teknik Kepemanduan Pramuwisata Lokal Di Desa Wisata Hijau Bilebante, Kabupaten Lombok Tengah.” Economics and Digital Business Review 5, no. 2 (2024): 765–72.
Boley, B. B., et al. (2022). Assessing the sustainability of community-based tourism: a case study in rural areas of Hoi An, Vietnam. Cogent Social Sciences, 8(1). https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/23311886.2022.2116812
Bello, Felix G., Brent Lovelock, and Neil Carr. “Enhancing Community Participation in Tourism Planning Associated with Protected Areas in Developing Countries: Lessons from Malawi.” Tourism and Hospitality Research 18, no. 3 (2018): 309–20. https://doi.org/10.1177/1467358416647763.
Cahyani, Fathiya Agmariyan, Kania Salsa Safira, Ilhamsyah Nur Utama Putra, Aklesia Nurhalizah, dan Jati Paras Ayu. 2024. “Peran Perempuan di Desa Wisata Hijau Bilebante terhadap Pariwisata Berkelanjutan.” Jurnal Ilmiah Pariwisata 29 (1): 68–77. https://doi.org/10.30647/jip.v29i1.1763.
Bello, Felix G., Brent Lovelock, and Neil Carr. “Enhancing Community Participation in Tourism Planning Associated with Protected Areas in Developing Countries: Lessons from Malawi.” Tourism and Hospitality Research 18, no. 3 (2018): 309–20. https://doi.org/10.1177/1467358416647763.
Brata, Dewa Gede Radya Pito, Sirtufillaeli Sirtufillaeli, Devina Permata Hidayanti, Afrizki Agi Datulmizan, Muhamad Satriawan Alfarizi, Hanifa Zahrani, Cantika Aulia, Nikita Padmi Lazuardi, Ilmiatun Hadiati Hadiati, and Eva Arnita. “UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN DAN KREATIVITAS MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN PRODUK KOMPOS DAN ECOBRICK DI DESA BILEBANTE.” Jurnal Wicara Desa 2, no. 6 (2024): 575–83.
Esti, Ismawati, and Indrayanto Bayu. “Penguatan Desa Wisata Bilebante, Lombok Tengah Melalui Pelatihan Produk Ekonomi Kreatif Bagi Mitra Dan Silaturahmi Akademik: PKM ADLPTI Lombok 2022.” ALAMTANA Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram 3, no. 3 (2022): 1–12.
Edi Kurniawan, Tri Marhaeni Pudji Astuti, Mohamad Syifauddin. “Community Participation in Creating Sustainable Community-Based Tourism.” Visions for Sustainability 17 (2022). https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.13135/2384-8677/5997.
Firdasari, Firdasari, Nova Purnama Lisa, and Ellida Novita Lydia. “Peningkatan Manajemen Wisata Berbasis Eco-Smart Tourism Sebagai Upaya Pembangunan Berkelanjutan: Improving Eco-Smart Tourism Management as a Strategy for Sustainable Development.” PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat 10, no. 1 (2025): 223–30.
Febriandhika, Ikke, and Teguh Kurniawan. “Membingkai Konsep Pariwisata Yang Berkelanjutan Melalui Community-Based Tourism : Sebuah Review Literatur.” JPSI (Journal of Public Sector Innovations) 3, no. 2 (2019): 50. https://doi.org/10.26740/jpsi.v3n2.p50-56.
Firdaus, M. Surya Maulana, Nur Widiyanto, Moch. Nur Syamsu, Agung Yuliyanto Nugroho, dan Suswanto. “Integrasi Bisnis Inklusif dan Community-Based Tourism di Lombok Tengah.” Journal of Science and Social Research 8, no. 3 (Agustus 2025): 3960–3967. http://jurnal.goretanpena.com/index.php/JSSR.
Fendy Maradita, Rozzy Aprirachman. “Triple Bottom Line Model as a Solution for Sustainable Tourism Management in the SAMOTA Area, Sumbawa Regency: Economic, Social, and Environmental Perspectives.” Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis 9 (2024). https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.38043/jimb.v9i1.5554.
Giampiccoli, A. (2015). Community-based tourism: Origins and present trends. African Journal for Physical Activity and Health Sciences, 21(2), 285-301. https://www.ajol.info/index.php/ajpherd/article/view/119030
Hermayani, Azahra, Rani Apriliyani, Putri Yandasari, Aura Nurdhatilah, and Eko Purwanto. “Komodifikasi Budaya Dalam Media Dan Tantangannya Bagi Keberlanjutan Sosial.” Indonesian Culture and Religion Issues 2, no. 3 (2025): 16.
Harwood, Sharon. “Planning for Community Based Tourism in a Remote Location.” Sustainability 2, no. 7 (2010): 1909–23. https://doi.org/10.3390/su2071909.
Havadi Nagy, Kinga Xénia, and Ana Espinosa Segui. “Experiences of Community-Based Tourism in Romania: Chances and Challenges.” Journal of Tourism Analysis 27, no. 2 (2020): 143–63. https://doi.org/10.1108/JTA-08-2019-0033.
Ismawati, Esti, Eri Fatarina, Sari Purnavita, Bukhori Muslim, Syukrina Rahmawati, Muhammad Ramli, Agus Supinganto, Getah Ester Hayatulah, and Bayu Indrayanto. “Transforming Rural Communities on Lombok Island Through Education and Tourism.” GLIMS Journal of Management Review and Transformation, 2025. https://doi.org/10.1177/jmrt.251330389.
Indrayani, Ida Ayu Dewi, Ni Putu Anik Prabawati, and I Putu Dharmanu Yudartha. “Collaborative Governance Berbasis Pentahelix Dalam Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan (Studi Kasus: Desa Wisata Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar).” Ethics And Law Journal: Business And Notary 2, no. 2 (2024).
Jamal, S., et al. (2020). Resident's Perspective on Developing Community-Based Tourism - A Qualitative Study of Muen Ngoen Kong Community, Chiang Mai, Thailand. Frontiers in Psychology, 11, 1493. https://www.frontiersin.org/journals/psychology/articles/10.3389/fpsyg.2020.01493/full
Jackson, Leonard A. “Community-Based Tourism: A Catalyst for Achieving the United Nations Sustainable Development Goals One and Eight.” Tourism and Hospitality 6, no. 1 (2025). https://doi.org/10.3390/tourhosp6010029.
Japarudin, Japarudin, and Halus Mandala. “EVALUASI PERAN POKDARWIS DALAM MENGELOLA DAN IMPLEMNTASI SAPTA PESONA DI DESA WISATA BILEBANTE.” Journal Of Responsible Tourism 4, no. 1 (2024): 101–8.
Johana, Kornelia, Dani Setiadarma, Kurnia Dewi Wijaya, and Kornelia Johana. “Strategi Komunikasi Pemasaran 10 Destinasi Pariwisata Prioritas ‘Bali Baru’ Di Kementrian Pariwisata Republik Indonesia.” Jurnal Ekonomi Dan Manajemen Sistem Informasi 1, no. 6 (2020): 631–48.
Kemenparekaf. “Peraturan Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2021 Tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan.” Kemenparekaf, 2021, 2–75.
Karjaya, Lalu Puttrawandi, Rizky Akbar Danuarta, Nona Namira Najwa, Silvia Dwi Hartina, dan Vidrian Azandra Xeriscky. “Analisis Strategi dalam Pengimplementasian Ecotourism di Desa Wisata Hijau Bilebante, Lombok Tengah, NTB, di Tengah Era Pembangunan Berkelanjutan.” MBI Journal 18, no. 8 (Maret 2024). https://binapatria.id/index.php/MBI
Kuswandi, Aos. “Strategi Pemerintah Daerah Dalam Pembangunan Pariwisata Di Provinsi Nusa Tenggara Barat.” Jurnal Agregasi: Aksi Reformasi Government Dalam Demokrasi 8, no. 2 (2020): 90–113.
Lazuardi, Nikita Padmi, Agus Purbathin Hadi, and Hartin Nur Khusnia. “KOMUNIKASI PEMBERDAYAAN DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN BERBASIS KOMUNITAS DI DESA WISATA HIJAU BILEBANTE,” n.d.
Lo, Yu Chih, and Pidpong Janta. “Resident’s Perspective on Developing Community-Based Tourism – A Qualitative Study of Muen Ngoen Kong Community, Chiang Mai, Thailand.” Frontiers in Psychology 11, no. July (2020): 1–14. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.01493.
Lestari, Aprilia Eka, Fitriatun Fitriatun, Jumratul Jannah, and Rossi Maunofa Widayat. “Pengaruh Event Pariwisata Lokal Terhadap Peningkatan Kunjungan Wisatawan Di NTB.” PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) 3, no. 04 (2025): 1248–61.
Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, Johnny Saldana. Qualitative Data Analysis. Edited by Helen Salmon. 3rd ed. SAGE, 2014. https://books.google.co.id/books?id=3CNrUbTu6CsC&printsec=frontcover#v=onepage&q&f=false.
Miswaty, Titik Ceriyani, Bagas Anggara, Muhammad Taufik, Muharis, dan Lativa Nur. “Bili Bante Tourism Potential as a Sustainable Tourism Destination: Strategy and Challenge Study.” Momentum Matrix: International Journal of Communication, Tourism, and Social Economic Trends 2, no. 2 (April 2025): 46–52. https://doi.org/10.62951/momat.v2i2.331
Putra, Taufan Handika, Rahman, Kertajadi, Ihyana Hulfa, dan Sahrul. “Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Pengembangan Desa Wisata Bilebante Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah.” Jurnal Ilmiah Hospitality 12, no. 2 (Desember 2023): 347–357. http://stp-mataram.e-journal.id/JHI.
Putra, Taufan Handika, Didy Ika Supriyadi, Rahman Rahman, Kertajadi Kertajadi, and Abdurahman Abdurahman. “ANALISIS POTENSI WISATA DAN DAMPAK PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT LOKAL TERHADAPA PENGAMBANGAN DESA WISATA BILABANTE KABUPATEN LOMBOK TENGAH.” Jurnal Ilmiah Hospitality 14, no. 1 (2025): 447–52.
PUTRI, S R I RAHMAWATI. “ANALISIS DAMPAK PENGEMBANGAN DESA WISATA BILEBANTE TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKTA LOKAL.” Universitas_Muhammadiyah_Mataram, 2023.
Petrović, M. D., & Pivčević, S. (2018). Community-based tourism development model and community participation. Economics of Agriculture, 65(3), 1025-1042. https://www.researchgate.net/publication/328281946_Community-based_tourism_development_model_and_community_participation
Qiram, Zaiyinul, and Diangsa Wagian. “Perjanjian Kerjasama Dan Bagi Hasil Antara Pokdarwis Dengan Pemerintah Desa: Studi Di Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah.” Private Law 3, no. 1 (2023): 249–56.
Raynaldi, Rizki, Elly Malihah, and Rini Andari. “Analysis of Community-Based Tourism (CBT) Sustainability in Karedok Tourism Village, Jatigede District, Sumedang Regency.” Media Wisata 22, no. 1 (2024): 52–63. https://doi.org/10.36276/mws.v22i1.582.
Sutama, I. K. G., Dewi, N. D. U., & Rahayu, L. R. (2024). Community Based Tourism sebagai Salah Satu Konsep Pengembangan Pariwisata. Jurnal Studi Perhotelan Dan Pariwisata, 2(1), 47–55. https://doi.org/10.35912/jspp.v2i1.2042
Sithole, Nothando, Andrea Giampiccoli, and Sean Jugmohan. “Towards a Spontaneous Community Participation Model in Community-Based Tourism.” African Journal of Hospitality, Tourism and Leisure 10, no. 1 (2021): 222–37. https://doi.org/10.46222/AJHTL.19770720-97.
Sari, Nanik Rianandita, Olivia Shely Fadhila, Indryana Mandraeny, and Sri Ariani Fitriana Tungkagi. “Terbang Menuju Eksotisme Likupang.” Jurnal Manajemen Dirgantara 18, no. 1 (2025): 134–45.
Sukma, Anggita Aryana, and Ardiana Yuli Puspitasari. “Implementasi Konsep Desa Wisata Hijau.” Jurnal Kajian Ruang 2, no. 2 (2022): 214–28.
Safitri, Ela Ardiana, Supardi Supardi, and Rumba Rumba. “PENGEMBANGAN PAKET WISATA OUTBOUND DI DESA WISATA HIJAU BILEBANTE LOMBOK TENGAH.” Juremi: Jurnal Riset Ekonomi 3, no. 6 (2024): 859–68.
Saufi, Akhmad. “Pendampingan Untuk Kreasi Sungai Larangan Di Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah.” Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA 6, no. 2 (2023): 9–10.
Sri Wahyu Lelly Hana SETYANTI, Diah YULISETIARINI, Hadi PARAMU. “Community Based Tourism and Strengthening of Ecopreneurship for the Development of Ecotourism in Jember.” ASERS 12 (2021). https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.14505//jemt.12.3(51).17.
Taupikurrahman, Taupikurrahman, and Endan Suwandana. “Analisis Sektor Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Dan Dampak MotoGP Mandalika.” Jurnal Kepariwisataan Indonesia: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kepariwisataan Indonesia 16, no. 2 (2022): 78–100.
Tourism and the Sustainable Development Goals – Journey to 2030. Tourism and the Sustainable Development Goals – Journey to 2030, 2017. https://doi.org/10.18111/9789284419401.
Utami, Vidya Yanti, Siti Yulianah M Yusuf, and Johan Mashuri. “Penerapan Community Based Tourism Dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Sebagai Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat.” JCOMENT (Journal of Community Empowerment) 3, no. 3 (2022): 219–26.
Widyasari, Baiq Fitrisna, and Titik Akiriningsih. “Partisipasi Masyarakat Dalam Mendukung Kegiatan Pariwisata Di Desa Wisata Hijau Bilebante Kabupaten Lombok Tengah.” Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata Dan Budaya 3, no. 2 (2022): 94–103.
Wisata Sriwulan, Desa, Kecamatan Limbangan, and Kabupaten Kendal Fauziah Amalia. “Pengelolaan Desa Wisata Berbasis CBT (Community Based Tourism) Di.” Journal on Education 06, no. 03 (2024): 17761–75.
Yazdanpanah, Hojjatollah, and Arezoo Esmaili Barghi, Hamid. “Effect of Climate Change Impact on Tourism: A Study on Climate Comfort of Zayandehroud River Route from 2014 to 2039.” ScienceDirect 17 (2016). https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.tmp.2015.12.002.
Zitri, Ilham, Artim Gushadi, and Azwar Subandi. “Pariwisata Halal Di Nusa Tenggara Barat: Implementasi Dalam Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.” Journal of Social and Policy Issues, 2023, 113–20.
ARTIKEL BERITA
Nur Cahaya Yuyun Kutari, “Dinas Pariwisata NTB Klaim 3,6 Juta Kunjungan Wisatawan Ke NTB Pada 2024,” Lombok Post, 2025, https://lombokpost.jawapos.com/ntb/1505499048/dinas-pariwisata-ntb-klaim-36-juta-kunjungan-wisatawan-ke-ntb-pada-2024#google_vignette.
Muhammad Yamin, “Hingga Pertengahan Tahun 2025, Kunjungan Wisatawan NTB Tembus 1,1 Juta,” NTB SATU, 2025, https://ntbsatu.com/2025/08/06/hingga-pertengahan-tahun-2025-kunjungan-wisatawan-ntb-tembus-1-1-juta.html.
Pemerintah Desa Bilebante. Peraturan Desa Nomor 03 Tahun 2016 tentang Desa Wisata Hijau Bilebante. Lombok Tengah: Pemerintah Desa, 2016.
MEDIA ONLINE
Bilebante Village Official Website. “Awik-awik dan Etika Wisata.” Diakses 10 November 2025. https://bilebante.com/id_ID/awik-awik-dan-etika-wisata/.
Bilebante Village Official Website. “Clean Up Rutin dan Gerakan Desa Bebas Sampah.” Diakses 10 November 2025. https://bilebante.com/id_ID/clean-up-desa-bebas-sampah/.
Bilebante Village Official Website. “Paket Wisata dan Homestay.” Diakses 10 November 2025. https://bilebante.com/id_ID/paket-wisata-dan-homestay/.
Bilebante Village Official Website. “Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat.” Diakses 10 November 2025. https://bilebante.com/id_ID/pelatihan-dan-pemberdayaan-masyarakat/.
Bilebante Village Official Website. “Profil Desa Wisata Hijau Bilebante.” Diakses 10 November 2025. https://bilebante.com/id_ID/profile-desa-wisata-hijau-bilebante/.
Martha Tilaar Group. “Pelatihan Dan Pemberdayaan Masyarakat Bilebante Oleh Martha Tilaar Group,” 2020. https://www.marthatilaargroup.com/detail/id/561/pelatihan-dan-pemberdayaan-masyarakat-bilebante-oleh-martha-tilaar-group.
Suansri, Potjana. Community-Based Tourism Handbook. Bangkok: Responsible Ecological Social Tours Project, 2003.
“Serunya Cooking Class Di Desa Wisata Hijau Bilebante,” Bilebante.com, 2025, https://bilebante.com/id_ID/cooking-class/.
Zivrali, Ece. “What Is Community-Based Tourism and Why Does It Matter?” Solimar international, 2023. https://www.solimarinternational.com/what-is-community-based-tourism-and-why-does-it-matter/.
WAWANCARA
Azim, Fahrul. “Wawancara Kelompok Di Desa Bilebante, 29 Oktober.” Lombok Tengah, 2025.
Rukiyah. “Wawancara Kelompok Di Desa Bilebante, 5 November 2025.” Lombok Tengah, 2025.
Tapon, Alix. “Wawancara Kelompok Di Desa Bilebante, 05 November.” Lombok Tengah, 2025.