Evaluasi Pembentukan Dapil dan Alokasi Kursi: Proporsionalitas dan Kesetaraan Suara pada Pemilu Jawa Barat 2024

Isi Artikel Utama

Najwa Annisa Balqis
Aisyah Chairani
Muhammad Farrel Mahadika
Lia Wulandari

Abstrak

Dalam sistem demokrasi, pembagian kursi dan pembentukan dapil, atau daerah pemilihan, sangat penting untuk memastikan kesetaraan suara dan proporsionalitas representasi. Karena dinamika pertumbuhan penduduk yang tidak merata, Jawa Barat, provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, menghadapi tantangan untuk menjaga keseimbangan representasi antarwilayah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pembentukan daerah pemilihan dan alokasi kursi DPR RI di Provinsi Jawa Barat pada Pemilu 2024 serta mengevaluasi sejauh mana konfigurasi tersebut telah mencerminkan proporsionalitas representasi dan kesetaraan nilai suara antar pemilih. Penelitian dilakukan dengan metodologi kualitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif evaluatif. Peraturan perundang-undangan, keputusan Komisi Pemilihan Umum, data kependudukan, dan literatur ilmiah yang relevan adalah sumber data dokumentasi dan kepustakaan. Dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan sebelas daerah pemilihan di Jawa Barat dengan alokasi 91 kursi DPR RI telah sesuai dengan ketentuan hukum dan secara umum memenuhi prinsip proporsionalitas. Namun demikian, untuk mencapai representasi politik yang lebih setara dan adil, evaluasi berkala terhadap penataan dapil dan alokasi kursi diperlukan. Hal ini menunjukkan bahwa rasio pemilih terhadap jumlah kursi masih jauh dari kesetaraan, yang menunjukkan bahwa prinsip kesetaraan nilai suara belum diterapkan sepenuhnya.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Balqis, N. A., Aisyah Chairani, Muhammad Farrel Mahadika, & Lia Wulandari. (2026). Evaluasi Pembentukan Dapil dan Alokasi Kursi: Proporsionalitas dan Kesetaraan Suara pada Pemilu Jawa Barat 2024. Sociale : Journal of Social and Political Sciences, 2(2), 267–283. https://doi.org/10.69836/sociale.v2i2.876
Bagian
Articles

Referensi

Aji, S. P. (2020). Evaluasi Pembentukan Dapil Pemilu 2019: Pengukuran Prinsip Kesetaraan Nilai Suara, Proporsionalitas Dan Tingkat Kompetisi Partai Politik. Electoral Research, 1-32. https://journal.kpu.go.id/index.php/ERE/article/view/136

Ardila, T., Syaifuddin, E., & Ubaidullah, U. (2024). PENATAAN DAERAH PEMILIHAN UMUM OLEH KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN SUMBAWA PADA PADA PEMILIHAN CALON ANGGOTA DPRD KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2024. Jurnal Hukum Perjuangan, 2(1), 177-184. https://doi.org/10.58406/jurnalhukumperjuangan.v2i1.1447

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. (2024). Proyeksi penduduk kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat hasil Sensus Penduduk 2020. jabar.bps.go.id. https://jabar.bps.go.id/id/statistics-table/2/OTIwIzI=/jumlah-penduduk-jawa-barat--2024.html

Badan Pusat Statistik Indonesia. (2024, February 28). Statistical Yearbook of Indonesia 2024. https://www.bps.go.id/en/publication/2024/02/28/c1bacde03256343b2bf769b0/statistical-yearbook-of-indonesia-2024.html

Badan Pusat Statistik Jawa Barat. (2025, February 28). Provinsi Jawa Barat Dalam Angka 2025 - Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan. https://jabar.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/d906b36c4b300ab77908dfe2/provinsi-jawa-barat-dalam-angka-2025.html

Bawaslu. (2026). Rekapitulasi DPT Pemilu Tahun 2024 Provinsi Jawa Barat. Bawaslu. https://satudata.bawaslu.go.id/infografik/detail/rekapitulasi-dpt-pemilu-tahun-2024-provinsi-jawa-barat

Database Peraturan. (2023). Peraturan KPU No. 6 Tahun 2023. Peraturan BPK. https://peraturan.bpk.go.id/Details/249175/peraturan-kpu-no-6-tahun-2023

Gilang, A. F. (2024). PENERAPAN PRINSIP DISTRICT MAGNITUDE DALAM PENETAPAN DAERAH PEMILIHAN DAN ALOKASI KURSI (Studi di Komisi Pemilihan Umum Provinsi Lampung). http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/84541

InfoPublik. (2023, February 7). KPU Paparkan Regulasi Dapil dan Alokasi Kursi Pemilu 2024. infopublik.id. https://infopublik.id/kategori/nasional-politik-hukum/709189/kpu-paparkan-regulasi-dapil-dan-alokasi-kursi-pemilu-2024

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia. (2024). Informasi Dapil DPR RI Pemilu 2024. https://infopemilu.kpu.go.id/Pemilu/2024/Dapil_dpr

Lijphart, A. (1994). Electoral Systems and Party Systems: A Study of Twenty-seven Democracies, 1945-1990. Oxford University Press.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. SAGE Publications. https://books.google.co.id/books?id=p0wXBAAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q&f=false

Open Data Jabar. (n.d.). Jumlah Penduduk Berdasarkan Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Open Data Jabar. Retrieved June 10, 2026, from https://opendata.jabarprov.go.id/id/dataset/proyeksi-penduduk-berdasarkan-kabupatenkota-di-jawa-barat

Pahlevi, I. (2014). Dinamika sistem pemilu masa transisi di Indonesia. Jurnal Politica Hal-hal Mengenai Keamanan dan Politik Dalam Negeri, 5(2), 201-224. https://vs-jurnal.dpr.go.id/index.php/politica/article/view/339

Pratas, M., Fernandes, J. M., & Won, M. (2025). Inequalities in place-based representation: Looking inside electoral districts. European Journal of Political Research, 64(4), 1165–1188. https://doi.org/10.1111/1475-6765.12735⁠.

Reynolds, A., Reilly, B., & Ellis, A. (2008). Electoral system design: The new international IDEA handbook. International Institute for Democracy and Electoral Assistance. https://www.eods.eu/library/IDEA.Electoral%20Systems%20Design%20EN.pdf

Sugiyono. (2013). METODE PENELITIAN KUANTITATIF, KUALITATIF, DAN R&D. ALFABETA.

Samuels, D., & Snyder, R. (2001). The value of a vote: Malapportionment in comparative perspective. British Journal of Political Science, 31(4), 651–671. https://doi.org/10.1017/S0007123401000254⁠

Rahmawati, N., Rozi, A. F., & Saputra, H. F. A. (2023). Rekonstruksi kewenangan KPU dalam menentukan daerah pemilihan dan alokasi kursi DPR RI dan DPRD pasca Putusan Mahkamah Konstitusi. Al-Wasath: Jurnal Ilmu Hukum, 4(1), 31-42. https://doi.org/10.47776/alwasath/k7f6ma11

Siregar, T. A. (2022). Masalah Suara Pemilih Luar Negeri Untuk Dapil Jakarta Ii: Tinjauan Keadilan Elektoral. Electoral Governance Jurnal Tata Kelola Pemilu Indonesia, 4(1), 49–73. https://doi.org/10.46874/tkp.v4i1.448

Suci, I. L. (2024). Kajian geografi elektoral: Perolehan suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2024 di Kota Bandar Lampung. http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/92683

Surbakti, R., Supriyanto, D., Asy’ari, H., & Mallaz, A. (2011). Menyetarakan nilai suara: jumlah dan alokasi kursi DPR ke provinsi. Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan. https://www.neliti.com/publications/45196/menyetarakan-nilai-suara-jumlah-dan-alokasi-kursi-dpr-ke-provinsi#cite

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Walter, A., & Emmenegger, P. (2023). Designing electoral districts for proportional representation systems: How electoral geography and partisan politics constrain proportionality and create bias. The Journal of Politics, 85(3), 1000–1015. https://doi.org/10.1086/723975⁠

Wada, J. (2010). Evaluating the unfairness of representation with the Nash social welfare function. Journal of Theoretical Politics, 22(4), 489–512. https://doi.org/10.1177/0951629810375643⁠

Yasmin, M. I. (2023). Uji Publik Rancangan Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kota Bandung Menjelang Pemilu 2024. UNES Law Review, 6(2), 6289-6296. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i2.1452