Community Perceptions Toward the Implementation of PAMSIMAS in Karanglo Hamlet, Sukoharjo Village

Main Article Content

Joan Mutiara Ana Pratiwi
Umar Saiful Hadi
Jelita Hanif Fambela
Juan Faza Paundra

Abstract

Access to clean water is a fundamental necessity closely related to community health and welfare. The Community-Based Drinking Water and Sanitation Provision Program (PAMSIMAS) serves as one of the government's responses to this challenge, particularly in rural areas. This study aims to examine community perceptions and behavioral changes toward the implementation of PAMSIMAS, identify community participation in program management, and analyze program sustainability in Dusun Karanglo, Sukoharjo Village, Ngaglik District, Sleman Regency. A qualitative approach was employed using semi-structured interviews with four groups of informants: PAMSIMAS administrators, PAMSIMAS users, non-users, and community figures. Data were analyzed descriptively and interpretively, drawing on concepts of community perception, behavioral change, social participation, and environmental sustainability. The findings indicate that the PAMSIMAS program has successfully distributed clean water to 115 households using water sourced from the Kali Kuning River, with water quality confirmed to meet health standards through periodic laboratory testing. Community members demonstrated active participation through collective labor (gotong royong) and deliberative management processes. Positive behavioral changes were observed, including heightened environmental awareness and increased use of clean water in daily life, although a small segment of the population, particularly the elderly, continues to retain older habits. This study concludes that PAMSIMAS's success is underpinned by community solidarity and trust, yet requires infrastructure reinforcement, broader outreach, and the development of independent management to ensure long-term sustainability.

Article Details

How to Cite
Pratiwi, J. M. A., Hadi, U. S., Fambela, J. H., & Paundra, J. F. (2026). Community Perceptions Toward the Implementation of PAMSIMAS in Karanglo Hamlet, Sukoharjo Village. Tech : Journal of Engineering Science, 2(2), 261–278. Retrieved from https://jurnal.sinesia.id/index.php/tech/article/view/870
Section
Articles
Author Biographies

Joan Mutiara Ana Pratiwi, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Yogyakarta, Indonesia

Joan Mutiara Ana Pratiwi adalah mahasiswa program studi Teknik Lingkungan di Fakultas Teknologi Mineral dan Energi, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta. Saat ini, Joan aktif mengabdi sebagai Asisten Laboratorium di Laboratorium Kimia Lingkungan. Guna memperluas cakrawala keilmuan dan kontribusi sosialnya, Joan turut aktif dalam organisasi Society of Renewable Energy (tingkat universitas), Environmental Oil and Gas Study Club (tingkat jurusan), serta menjadi relawan di komunitas pemuda eksternal. Ia memiliki minat riset yang kuat pada manajemen limbah, energi terbarukan, serta kualitas air. Keterlibatannya dalam penelitian mengenai implementasi PAMSIMAS ini didasari oleh ketertarikannya dalam mengkaji aspek etika profesi lingkungan, khususnya terkait penyediaan hak atas air bersih dan sanitasi yang layak bagi masyarakat.

Umar Saiful Hadi, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Yogyakarta, Indonesia

Umar Saiful Hadi merupakan mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Umar aktif dalam berbagai kegiatan konservasi lingkungan, pengelolaan bencana, serta program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan. Minat keilmuan Umar meliputi pengelolaan lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja (K3), sumber daya air, serta pembangunan berkelanjutan. Selain aktif sebagai asisten laboratorium, Umar juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan yang berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu lingkungan. Keterlibatan Umar dalam penelitian mengenai implementasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) didorong oleh ketertarikannya untuk mengkaji hubungan antara partisipasi masyarakat, akses air bersih, keberlanjutan lingkungan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah perdesaan.

Jelita Hanif Fambela, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Yogyakarta, Indonesia

Juan Faza Paundra adalah mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Minat keilmuannya berfokus pada pengelolaan limbah, khususnya pengolahan limbah cair, pengendalian pencemaran lingkungan, serta pengelolaan sumber daya air. Ketertarikannya terhadap isu lingkungan mendorongnya untuk mendalami berbagai kajian yang berkaitan dengan kualitas lingkungan dan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Keterlibatannya dalam penelitian “Persepsi Masyarakat terhadap Implementasi PAMSIMAS di Dusun Karanglo Desa Sukoharjo” dilandasi oleh keinginannya untuk mengkaji bagaimana persepsi dan partisipasi masyarakat memengaruhi keberhasilan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat serta kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan dan kesehatan lingkungan masyarakat.

Juan Faza Paundra, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Yogyakarta, Indonesia

Jelita Hanif Fambela merupakan mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta. Saat ini, Jelita aktif berkontribusi sebagai Asisten Laboratorium Hidrologi Lingkungan yang mendukung pengembangan kompetensinya dalam bidang sumber daya air dan lingkungan. Jelita memiliki ketertarikan pada bidang pengelolaan lingkungan, sumber daya air, dan sanitasi masyarakat. Keterlibatan Jelita dalam penelitian mengenai implementasi PAMSIMAS didorong oleh minatnya untuk memahami penerapan etika profesi teknik lingkungan dalam penyediaan akses air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus mengkaji dampaknya terhadap kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

References

Alicia, B., Azijah, D. N., & Rizki, M. F. (2026). Governing rural water through participation: A policy design analysis of Indonesia's PAMSIMAS program. Journal of Government Science Studies, 5(2), 259–277. https://doi.org/10.66254/jgssvol5issue2page259-277

Akmal, A. M., & Noor, M. (2025). Persepsi publik terhadap efektivitas pelayanan pada program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Murung Baru Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. JAPB, 8(1), 554–567. https://doi.org/10.35722/japb.v8i1.1191

Aminda, R. S. (2024). Analysis of the availability and sustainable management of clean water and sanitation in Bogor Regency. ASTONJADRO, 13(1), 304–314. https://doi.org/10.32832/astonjadro.v13i1.15285

Arsana, I. G. N. K., Dharma, I. G. B. S., Yekti, M. I., & Suryantara, I. P. G. (2022). Status of raw water management sustainability based on local wisdom on rural water supply in Bali, Indonesia. Civil Engineering and Architecture, 10(7), 3118–3134. https://doi.org/10.13189/cea.2022.100725

Bulo, M. A. M., Ekayani, A. D., & Dolontelide, M. C. (2024). Implementasi PAMSIMAS dalam mendukung pencapaian SDGs ke-6 di Indonesia. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 10269–10281. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.13847

Cecilia, S., Murayama, T., Nishikizawa, S., & Suwanteep, K. (2024). Stakeholder evaluation of sustainability in a community-led wastewater treatment facility in Jakarta, Indonesia. Environment, Development and Sustainability, 26(4), 8497–8523. https://doi.org/10.1007/s10668-023-03056-9

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Daniel, D., Al Djono, T. P., & Iswarani, W. P. (2023). Factors related to the functionality of community-based rural water supply and sanitation programs in Indonesia. Geography and Sustainability, 4(1), 29–38. https://doi.org/10.1016/j.geosus.2022.12.002

Dini, A. P., & Firdaus, M. R. (2024). Bentuk partisipasi masyarakat dalam program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Bongkang, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong. JAPB, 7(2), 1844–1859. https://doi.org/10.35722/japb.v7i2.1376

Junaeny, F., Darmanto, & Darmi, T. (2025). Evaluasi program PAMSIMAS: Studi kebijakan penyediaan air minum dan sanitasi di Kecamatan Muruk Rian Kabupaten Tana Tidung. Kolaborasi: Jurnal Administrasi Publik, 11(1), 84–101. https://doi.org/10.26618/kjap.v11i1.16179

Kurniatin, P. R. E., & Maksum, I. R. (2022). Sustainable strategy for community-based drinking water supply (PAMSIMAS) post program in rural Indonesia. Journal of Governance and Public Policy, 9(3), 211–224. https://doi.org/10.18196/jgpp.v9i3.14629

Maherda, F., Winarti, W., & Pramono, J. (2023). Evaluasi keberlanjutan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS) di Kabupaten Madiun. JI@P, 12(2). https://doi.org/10.33061/jp.v12i2.9000

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications.

Nur Cahyo, M., Sutikno, F. R., & Ari, I. R. D. (2024). The role of social capital in community based drinking water programs in Sranak Village, Bojonegoro. Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering, 15(2), 171–180. https://doi.org/10.21776/ub.pengairan.2024.015.02.8

Pramesti, A. C., & Fariz, T. R. (2026). Evaluasi Water Sustainability Index pada sistem penyediaan air bersih berbasis masyarakat di Mata Air Lerak, Kota Semarang. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 14(1), 1–15. https://doi.org/10.26418/jtllb.v14i1.98520

Puspita, D. S., Kawuryan, I. S. S., & Handayani, W. (2023). Evaluasi program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS): Studi di Kabupaten Temanggung. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, 7(1), 71–81. https://doi.org/10.36813/jplb.7.1.71-81

Putra, R. E., & Zevi, Y. (2021). Sustainability analysis of community-based rural water supply (Case study: Pamsimas program in Ponggang Village and Talagasari Village, Subang District, West Java Province). Jurnal Teknik Lingkungan, 27(2), 5. https://doi.org/10.5614/j.tl.2021.27.2.5

Setyaningtyas, R. (2023). A strategy for management of sustainable water supply system in rural areas. Jurnal Teknik Lingkungan, 28(1), 3. https://doi.org/10.5614/j.tl.2023.28.1.3

Syamsiyah, N., Sadeli, A. H., Saidah, Z., Noor, T. I., & Widiyanesti, S. (2025). Community participation in the development of sustainable, environmentally conscious villages in the Cirasea Sub-Watershed, Indonesia. Sustainability, 17(11), 4871. https://doi.org/10.3390/su17114871

Suryadinata, T. A., Mundayat, A. A., Zuber, A., Akbar, R. D., Rahmawati, T., & Wulandari, E. A. (2026). Reframing community participation in water governance: A comparative sociology of justice and rural water access in Eastern and Central Indonesia. KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi, 9(1), 54–67. https://doi.org/10.30598/komunitasvol9issue1page54-67

Thapa, D., Farid, M. N., & Prevost, C. (2022). Governance drivers of rural water sustainability: Collaboration in frontline service delivery. Journal of Infrastructure, Policy and Development, 6(1), 1380. https://doi.org/10.24294/jipd.v6i1.1380

Wandari, M. P. A., Jati, E. G. D., Holeng, V. A., Ma'ruf, S. A. Q., Rahmawati, D., Jabbar, A., & Fariz, T. R. (2023). Keberlanjutan sistem penyediaan air bersih berbasis masyarakat di Kota Semarang. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 11(2), 408–416. https://doi.org/10.26618/jtlhb.v11i2.2847