Persepsi Masyarakat terhadap Implementasi PAMSIMAS di Dusun Karanglo Desa Sukoharjo
Isi Artikel Utama
Abstrak
Akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan erat dengan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) hadir sebagai salah satu upaya pemerintah dalam menjawab permasalahan tersebut, khususnya di wilayah perdesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi dan perubahan perilaku masyarakat terhadap implementasi program PAMSIMAS, mengidentifikasi tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan program, serta menganalisis keberlanjutan program di Dusun Karanglo, Desa Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara semi-terstruktur yang dilakukan terhadap empat kelompok informan, yakni pengurus PAMSIMAS, pengguna PAMSIMAS, bukan pengguna PAMSIMAS, dan tokoh masyarakat. Data dianalisis secara deskriptif-interpretatif dengan mengacu pada konsep persepsi masyarakat, perubahan perilaku, partisipasi sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PAMSIMAS di Dusun Karanglo telah berhasil mendistribusikan air bersih kepada 115 kepala keluarga dari sumber Kali Kuning, dan kualitas air telah memenuhi standar kesehatan berdasarkan uji laboratorium berkala. Masyarakat menunjukkan partisipasi aktif dalam bentuk gotong royong dan keterlibatan dalam musyawarah pengelolaan. Terjadi perubahan perilaku positif berupa meningkatnya kesadaran lingkungan dan penggunaan air bersih dalam kehidupan sehari-hari, meskipun sebagian kecil warga, terutama kelompok lansia, masih mempertahankan kebiasaan lama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan PAMSIMAS ditopang oleh semangat gotong royong dan kepercayaan masyarakat, namun membutuhkan penguatan infrastruktur, perluasan sosialisasi, dan pengembangan manajemen mandiri untuk menjamin keberlanjutan jangka panjang.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Alicia, B., Azijah, D. N., & Rizki, M. F. (2026). Governing rural water through participation: A policy design analysis of Indonesia's PAMSIMAS program. Journal of Government Science Studies, 5(2), 259–277. https://doi.org/10.66254/jgssvol5issue2page259-277
Akmal, A. M., & Noor, M. (2025). Persepsi publik terhadap efektivitas pelayanan pada program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Murung Baru Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. JAPB, 8(1), 554–567. https://doi.org/10.35722/japb.v8i1.1191
Aminda, R. S. (2024). Analysis of the availability and sustainable management of clean water and sanitation in Bogor Regency. ASTONJADRO, 13(1), 304–314. https://doi.org/10.32832/astonjadro.v13i1.15285
Arsana, I. G. N. K., Dharma, I. G. B. S., Yekti, M. I., & Suryantara, I. P. G. (2022). Status of raw water management sustainability based on local wisdom on rural water supply in Bali, Indonesia. Civil Engineering and Architecture, 10(7), 3118–3134. https://doi.org/10.13189/cea.2022.100725
Bulo, M. A. M., Ekayani, A. D., & Dolontelide, M. C. (2024). Implementasi PAMSIMAS dalam mendukung pencapaian SDGs ke-6 di Indonesia. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 10269–10281. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.13847
Cecilia, S., Murayama, T., Nishikizawa, S., & Suwanteep, K. (2024). Stakeholder evaluation of sustainability in a community-led wastewater treatment facility in Jakarta, Indonesia. Environment, Development and Sustainability, 26(4), 8497–8523. https://doi.org/10.1007/s10668-023-03056-9
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Daniel, D., Al Djono, T. P., & Iswarani, W. P. (2023). Factors related to the functionality of community-based rural water supply and sanitation programs in Indonesia. Geography and Sustainability, 4(1), 29–38. https://doi.org/10.1016/j.geosus.2022.12.002
Dini, A. P., & Firdaus, M. R. (2024). Bentuk partisipasi masyarakat dalam program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Bongkang, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong. JAPB, 7(2), 1844–1859. https://doi.org/10.35722/japb.v7i2.1376
Junaeny, F., Darmanto, & Darmi, T. (2025). Evaluasi program PAMSIMAS: Studi kebijakan penyediaan air minum dan sanitasi di Kecamatan Muruk Rian Kabupaten Tana Tidung. Kolaborasi: Jurnal Administrasi Publik, 11(1), 84–101. https://doi.org/10.26618/kjap.v11i1.16179
Kurniatin, P. R. E., & Maksum, I. R. (2022). Sustainable strategy for community-based drinking water supply (PAMSIMAS) post program in rural Indonesia. Journal of Governance and Public Policy, 9(3), 211–224. https://doi.org/10.18196/jgpp.v9i3.14629
Maherda, F., Winarti, W., & Pramono, J. (2023). Evaluasi keberlanjutan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS) di Kabupaten Madiun. JI@P, 12(2). https://doi.org/10.33061/jp.v12i2.9000
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications.
Nur Cahyo, M., Sutikno, F. R., & Ari, I. R. D. (2024). The role of social capital in community based drinking water programs in Sranak Village, Bojonegoro. Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering, 15(2), 171–180. https://doi.org/10.21776/ub.pengairan.2024.015.02.8
Pramesti, A. C., & Fariz, T. R. (2026). Evaluasi Water Sustainability Index pada sistem penyediaan air bersih berbasis masyarakat di Mata Air Lerak, Kota Semarang. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 14(1), 1–15. https://doi.org/10.26418/jtllb.v14i1.98520
Puspita, D. S., Kawuryan, I. S. S., & Handayani, W. (2023). Evaluasi program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS): Studi di Kabupaten Temanggung. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, 7(1), 71–81. https://doi.org/10.36813/jplb.7.1.71-81
Putra, R. E., & Zevi, Y. (2021). Sustainability analysis of community-based rural water supply (Case study: Pamsimas program in Ponggang Village and Talagasari Village, Subang District, West Java Province). Jurnal Teknik Lingkungan, 27(2), 5. https://doi.org/10.5614/j.tl.2021.27.2.5
Setyaningtyas, R. (2023). A strategy for management of sustainable water supply system in rural areas. Jurnal Teknik Lingkungan, 28(1), 3. https://doi.org/10.5614/j.tl.2023.28.1.3
Syamsiyah, N., Sadeli, A. H., Saidah, Z., Noor, T. I., & Widiyanesti, S. (2025). Community participation in the development of sustainable, environmentally conscious villages in the Cirasea Sub-Watershed, Indonesia. Sustainability, 17(11), 4871. https://doi.org/10.3390/su17114871
Suryadinata, T. A., Mundayat, A. A., Zuber, A., Akbar, R. D., Rahmawati, T., & Wulandari, E. A. (2026). Reframing community participation in water governance: A comparative sociology of justice and rural water access in Eastern and Central Indonesia. KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi, 9(1), 54–67. https://doi.org/10.30598/komunitasvol9issue1page54-67
Thapa, D., Farid, M. N., & Prevost, C. (2022). Governance drivers of rural water sustainability: Collaboration in frontline service delivery. Journal of Infrastructure, Policy and Development, 6(1), 1380. https://doi.org/10.24294/jipd.v6i1.1380
Wandari, M. P. A., Jati, E. G. D., Holeng, V. A., Ma'ruf, S. A. Q., Rahmawati, D., Jabbar, A., & Fariz, T. R. (2023). Keberlanjutan sistem penyediaan air bersih berbasis masyarakat di Kota Semarang. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 11(2), 408–416. https://doi.org/10.26618/jtlhb.v11i2.2847