Studi Perspektif dan Sikap Masyarakat pada Kawasan Pemukiman Terdampak Industri di Wiyoro Kidul, Banguntapan, Bantul
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kegiatan industri yang berdekatan dengan kawasan permukiman sering menimbulkan manfaat ekonomi sekaligus tekanan lingkungan bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perspektif dan sikap masyarakat Wiyoro Kidul, Banguntapan, Bantul terhadap keberadaan berbagai jenis industri, baik skala besar maupun industri rumah tangga. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan purposive sampling yang melibatkan dua kelompok responden, yaitu warga yang memiliki keterlibatan dalam industri dan warga yang tidak terlibat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan industri memberikan dampak positif berupa peningkatan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, masyarakat juga merasakan dampak negatif seperti pencemaran udara, kebisingan, bau tidak sedap dari aktivitas pengolahan sampah, serta pencemaran air akibat limbah industri dan limbah pabrik tempe. Dampak tersebut membentuk persepsi masyarakat yang beragam, dari penerimaan karena ketergantungan ekonomi hingga kekhawatiran terhadap penurunan kualitas lingkungan. Secara umum, sikap masyarakat bersifat adaptif, dengan syarat industri menunjukkan tanggung jawab melalui pengendalian pencemaran, pengaturan operasional, dan komunikasi yang baik dengan warga.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Abdurachmant, I., & Maryani, E. (1997). Geografi Ekonomi. Jurusan Pendidikan Geografi.
Anisa, N., & Setiawati, B. (2021). Persepsi Masyarakat Terhadap Praktik Pernikahan Usia Dini di Desa Lumbang Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong. Japb, 4(2), 1508–1518. Http://jurnal.stiatabalong.ac.id/index.php/JAPB
Kusumawati, H. (2020). Pabrik Semen Indonesia Tuban 1994-2013. Jurnal Pendidikan Sejarah, 8(1), 1–9.
https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/avatara/article/view/31670
Maulidan, M. R., & Yuhertiana, I. (2024). Kepatuhan PT . Giri Palma Dalam Memenuhi Wajib Pajak. 3(3).
Mena, T. D., Tyas, W. P., & Budiati, R. E. (2019). Kajian Dampak Lingkungan Industri Terhadap Kualitas hidup Warga Sekitar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 156–175. https://doi.org/10.31596/jkm.v7i1.384
Muhammad Alrizky Ekiawan. (2023). Pengelolaan Lingkungan Hidup dalam Norma Hukum Indonesia. Jurnal Rechten: Riset Hukum dan Hak Asasi Manusai, 5(2), 311. https://doi.org/10.29123/jy.v13i3.345
Novelda, I., Pujiastuti, & SA, N. (2017). Pemanfaatan Limbah Cair Singkong dan Industri Tempe Kedelai Sebagai Alternatif Pupuk Organik Cair. Jurnal Pancaran Pendidikan, 6(1), 107–118. https://doi.org/10.25037/PANCARAN.V6I1.10
Nurhayati, I., AS, P., & Sugito. (2011). Pengolahan Air Limbah Pabrik Tempe dengan Biofilter. Jurnal Teknik WAKTU, 9(2), 1–5. https://doi.org/10.36456/waktu.v9i2.917
Pradani, D. P., Rahayu, M. J., & Putri, R. A. (2017). Klasifikasi Karakteristik Dampak Industri pada Kawasan Permukiman Terdampak Industri di Cemani Kabupaten Sukoharjo. ARSITEKTURA: Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan, 15(1), 215–220. https://doi.org/https://doi.org/10.20961/arst.v15i1.12166
Rinanti, A., Fachrul, M. F., Meordjoko, S., Widyarmoko, & Siami, L. (2020). Sosialisasi Dampak dan Pengendalian Kebisingan di Permukiman. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(1), 29–38. https://doi.org/https://doi.org/10.25105/jamin.v2i1.6713
Sakul, F. G., Tilaar, S., & Rondonuwu, D. M. (2021). Pengaruh Kegiatan Industri Terhadap Kualitas Permukiman Kota Bitung. Media Matrasain, 18(2), 44–54. https://doi.org/https://doi.org/10.35793/matrasain.v18i2.37069
Salawati, L., & Abbas, I. (2019). Dampak Kebisingan pada Pelaksanaan Proyek Konstruksi. Jurnal Kesehatan Cehadum, 1(3), 69–73. https://jkc.puskadokesa.com/jkc/article/view/49
Saleh, M. (2022). Implementasi Pendidikan Karakter Di Sekolah Inklusi. Hikmah: Journal of Islamic Studies, 17(2), 101. https://doi.org/10.47466/hikmah.v17i2.198
Sari, R. N., Astuti, W., & Suminar, L. (2025). Dampak Industri PT . Semen Indonesia Pabrik Tuban terhadap Kondisi Permukiman di Sekitarnya. Jurnal Perencanaan Wilayah Kota dan Permukiman, 7(1), 149–161. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v7i1.90054.%25p
Usman, A. K., Pravitasari, A. E., & Putranto, S. A. (2023). Dampak Industri Terhadap Kualitas Hidup Masyarakat di Sekitar Kawasan Industri di Kabupaten Morowali. EnviroScienteae, 19(1), 25–34. https://dx.doi.org/10.20527/es.v19i1.15735
Wibowo, A., Kusumawati, N. A., Athira, Y. M., Ananda, P., & Antoni, H. (2023). Analisis Dampak Kawasan Industri Terhadap Lingkungan Masyarakat di Kecamatan Gunungputri. Pemuliaan Hukum, 5(2), 119–128. https://doi.org/10.30999/jph.v5i2.2637
Wulandari, S., & Rofiah. (2023). Analisis Penyelesaian Konflik Dampak Pembakaran Sampah Terhadap Kesehatan Lingkungan dan Masyarakat di Desa Cikaret RT 06 RW 08 Kecamatan Bogor Selatan. Jurnal Gagasan Komunikasi Politik dan Budaya, 1(1), 23–29. https://journal.awatarapublisher.com/index.php/manifesto/article/view/24
Yhulliarsih, E., Haji, A. T. S., & Widiatmono, B. R. (2016). Analisis Sebaran Beban Partikulat secara Keruangan dari Industri Semen di Kabupaten Tuban. Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 40–48. https://jsal.ub.ac.id/index.php/jsal/article/view/243/177
Youlla, D., Ellyta, E., Kurniawan, H. M., & Taligana, S. (2020). Dampak Sosial Pembangunan Hutan Tanaman Industri Terhadap Kehidupan Masyarakat Di Dusun Nanas Kecamatan Siantan Kabupaten Mempawah. Ziraa’Ah Majalah Ilmiah Pertanian, 45(2), 213. https://doi.org/10.31602/zmip.v45i2.2943