Peran Profesi Guru Dalam Mencegah Bullying Di Sekolah
Isi Artikel Utama
Abstrak
Perundungan di lingkungan sekolah merupakan masalah sosial serius yang berdampak negatif terhadap kondisi psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Data KPAI (2023) menunjukkan peningkatan kasus kekerasan sekolah sebanyak 329 kasus, sementara UNICEF mencatat 41% siswa berusia 15 tahun di Indonesia pernah mengalami perundungan. Ketidaksesuaian antara kondisi ideal sekolah yang aman dengan realitas maraknya perundungan fisik, verbal, sosial, hingga cyberbullying menegaskan perlunya penanganan yang menyentuh akar permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk perundungan di sekolah, dampaknya terhadap peserta didik, serta mengevaluasi peran dan strategi guru dalam upaya pencegahan dan penanganannya. Metodologi yang digunakan adalah studi literatur melalui pengumpulan artikel jurnal dan karya ilmiah relevan yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perundungan verbal merupakan bentuk yang paling sering terjadi dan kerap dianggap sekadar lelucon biasa. Perundungan memberikan dampak negatif signifikan, meliputi penurunan rasa percaya diri, trauma emosional, kecemasan, rasa takut, hingga menurunnya konsentrasi dan prestasi belajar peserta didik. Dalam konteks ini, guru memegang peran sentral melalui pengawasan aktif interaksi siswa, pembentukan nilai karakter, penegakan aturan yang tegas, serta pemberian sosialisasi dan edukasi. Kesimpulannya, perundungan bukan sekadar persoalan sederhana melainkan ancaman jangka panjang bagi perkembangan peserta didik yang membutuhkan intervensi terstruktur dari pihak sekolah. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan agar sekolah memperkuat kebijakan anti-perundungan yang konsisten, menyediakan pusat pengaduan serta layanan konseling yang mudah diakses, serta mengoptimalkan kolaborasi sinergis antara guru, sekolah, dan orang tua guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Alfi Rahmi, Neviyarni Suhaili, R. A. (2024). Analisis Jenis-Jenis Bullying dan Dampaknya Terhadap Psikologi Peserta Didik MTs Negeri Ambon: No. 1. 6. https://doi.org/https://doi.org/10.32939/ijcd.v6i1
Bakhrudin All Hasby. (2024). Studi literatur tentang fenomena bullying di jawa timur. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam, 7.
Fazli Abdillah. (2024). Dampak Bullying di Sekolah Dasar dan Pencegahannya: No.1. 2(https://j-edu.org/index.php/edu/issue/view/3). https://doi.org/https://doi.org/10.70437/jedu.v2i1.19
Febri Pramudya Wardani. (2025). Fenomena Cyberbullying pada Peserta Didik SMA: Bentuk, Faktor Penyebab, dan Strategi Pencegahannya: No. 1. 1. https://doi.org/https://doi.org/10.65594/rw2dnn26
Firmansyah, F. A. (2022). Peran Guru Dalam Penanganan Dan Pencegahan Bullying di Tingkat Sekolah Dasar. Jurnal Al-Husna, 2(3), 205. https://doi.org/10.18592/jah.v2i3.5590
Henny Mardiyah, S. S. (2025). Upaya Pencegahan Bullying pada Anak melalui Pendidikan Karakter: No. 8. 2. https://doi.org/https://doi.org/10.59837/00k47871
humas KPAI. (2024, Januari 22). Pemerintah bersama tri pusat pendidikan harus lebih optimal “turun tangan” atasi bullying/perundungan pada satuan pendidikan. berita KPAI.
Kinanti Pinta Karana. (2021). Indonesia: Ratusan anak dan remaja menyerukan kebaikan dan diakhirinya perundungan. UNICEF indonesia.
Lisa Fadiyah, S. (2025). Strategi Efektif untuk Mencegah Bullying di Madrasah Ibtidaiyah: No. 1. 6. https://doi.org/https://doi.org/10.37850/ibtida’.v6i2.959
Nadia Nafifin & Raden Roro Nanik Setyowati. (2024). Hubungan gangguan psikis korban school bulliying secara verbal terhadap prestasi belajar peserta didik di SMA negeri 4 tuban. 12. https://doi.org/https://doi.org/10.26740/kmkn.v12n2.p308-318
Riska Dwi Lestari, M. S. K. (2024). Dampak dan Pencegahan Perundungan (Bullying) di Lembaga Pendidikan Indonesia: No. 2. 5(https://e-journal.metrouniv.ac.id/social-pedagogy/issue/view/476). https://doi.org/https://doi.org/10.32332/social-pedagogy.v5i2.9524
Rizka Febrianti, Yogi Damai Syaputra, T. W. O. (2024). Dinamika Bullying di Sekolah: Faktor dan Dampak. 8. https://doi.org/https://doi.org/10.30653/001.202481.336
Shelley Hymel & Susan M. Swearer. (2015). Four Decades of Research on School Bullying: An Introduction Authors. American Psychologist. https://doi.org/10.1037/a0038928
Ummi Kaltsum Mawaddah, Tasya Defrilianti, & Elfrianto Elfrianto. (2025). Peran Guru Sekolah Dasar dalam Mencegah Bullying di Era Globalisasi dan Media Sosial: No. 3. 1.
Zaskia Aurelia, Shelvi Triana Dewi, T. D. L., Andika Hagia Ginting. (2025). Peran konselor dalam mengatasi bullying di lingkungan sekolah dasar: No. 1. 1.