PANDUAN PENULIS (AUTHOR GUIDELINES)
Medical JKK
1. Ketentuan Umum
Medical JKK merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan karya ilmiah di bidang kedokteran, kesehatan, dan bidang terkait sesuai dengan ruang lingkup jurnal. Jurnal berkomitmen untuk mempromosikan integritas akademik, kualitas ilmiah, transparansi penelitian, serta penerapan etika publikasi.
Penulis yang mengirimkan manuskrip ke Medical JKK wajib mengikuti panduan penulisan, kebijakan etika publikasi, dan prosedur pengajuan yang ditetapkan oleh jurnal.
Ketentuan umum pengajuan manuskrip adalah sebagai berikut:
-
Manuskrip harus merupakan karya asli, memiliki kontribusi ilmiah, dan sesuai dengan ruang lingkup Medical JKK.
-
Manuskrip tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan oleh jurnal lain.
-
Manuskrip tidak boleh mengandung plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi data, manipulasi hasil penelitian, atau bentuk pelanggaran integritas akademik lainnya.
-
Seluruh penulis harus menyetujui versi final manuskrip dan menyetujui pengajuannya ke Medical JKK.
-
Penulis wajib mengungkapkan sumber pendanaan, konflik kepentingan, persetujuan etik, serta informasi lain yang relevan dengan penelitian.
-
Penulis wajib memastikan bahwa sitasi, referensi, tabel, gambar, dan materi pendukung telah disiapkan secara akurat.
-
Manuskrip harus mengikuti format penulisan yang ditetapkan oleh jurnal.
-
Penulis wajib menanggapi komentar editor dan reviewer secara profesional selama proses penelaahan.
Pengajuan manuskrip tidak menjamin penerimaan untuk publikasi. Seluruh naskah akan melalui pemeriksaan awal oleh editor dan, apabila memenuhi persyaratan, dilanjutkan ke proses penelaahan sejawat (peer review).
2. Jenis Artikel
Medical JKK dapat mempertimbangkan jenis artikel berikut, sepanjang sesuai dengan ruang lingkup dan kebijakan penerbitan jurnal:
-
Artikel Penelitian Asli (Original Research Article)
Artikel yang menyajikan hasil penelitian asli dengan metode yang jelas, analisis yang tepat, dan kontribusi ilmiah terhadap bidang kedokteran atau kesehatan.
-
Artikel Tinjauan (Review Article)
Artikel yang membahas dan mengevaluasi perkembangan pengetahuan berdasarkan literatur ilmiah yang relevan. Artikel tinjauan sistematis dan meta-analisis harus menjelaskan metode pencarian, seleksi, penilaian, dan sintesis literatur.
-
Laporan Kasus (Case Report)
Artikel yang melaporkan kasus klinis dengan nilai pembelajaran atau kontribusi ilmiah yang relevan. Penulis wajib memenuhi persyaratan etika dan memperoleh persetujuan publikasi pasien apabila diperlukan.
-
Komunikasi Singkat (Short Communication)
Artikel ringkas yang menyampaikan temuan penelitian atau informasi ilmiah penting dengan penyajian yang padat dan terfokus.
-
Jenis Artikel Lainnya
Editorial, komentar ilmiah, atau bentuk karya ilmiah lainnya dapat dipertimbangkan apabila secara khusus sesuai dengan kebijakan dan kebutuhan editorial jurnal.
Ketersediaan setiap jenis artikel mengikuti kebijakan editorial Medical JKK.
3. Bahasa dan Format Naskah
Manuskrip harus ditulis dalam bahasa yang jelas, efektif, dan sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah. Bahasa Inggris dianjurkan untuk meningkatkan keterbacaan dan jangkauan internasional apabila sesuai dengan kebijakan bahasa jurnal.
Ketentuan format umum:
-
Naskah diketik menggunakan Microsoft Word atau format dokumen yang kompatibel.
-
Gunakan ukuran kertas A4.
-
Gunakan huruf Times New Roman ukuran 12 pt, kecuali untuk bagian yang memerlukan format khusus.
-
Gunakan spasi 1,5 atau mengikuti templat resmi jurnal.
-
Gunakan margin yang konsisten pada seluruh halaman.
-
Nomor halaman dicantumkan secara berurutan.
-
Judul dan subjudul harus disusun secara sistematis.
-
Singkatan harus dijelaskan pada penggunaan pertama, kecuali singkatan yang sudah umum dikenal.
-
Satuan pengukuran harus mengikuti sistem satuan internasional (SI) apabila relevan.
-
Tabel dan gambar harus diberi nomor, judul atau keterangan, serta dirujuk dalam teks.
-
Referensi harus konsisten dan mengikuti gaya sitasi yang ditetapkan oleh jurnal.
Apabila Medical JKK menyediakan templat resmi, penulis dianjurkan menggunakan templat tersebut sebagai acuan utama.
4. Struktur Manuskrip
4.1. Halaman Judul
Halaman judul harus memuat:
-
Judul artikel yang ringkas, spesifik, dan informatif.
-
Nama lengkap seluruh penulis tanpa gelar akademik.
-
Afiliasi institusi masing-masing penulis.
-
Penanda hubungan antara penulis dan afiliasinya apabila terdapat lebih dari satu institusi.
-
Nama, alamat email, dan afiliasi penulis korespondensi.
-
Informasi pendanaan penelitian apabila tersedia.
-
Pernyataan konflik kepentingan apabila relevan.
Judul harus mencerminkan substansi penelitian dan tidak boleh melebih-lebihkan hasil atau implikasi penelitian.
Untuk mendukung proses penelaahan anonim apabila model tersebut digunakan, identitas penulis harus ditempatkan pada dokumen terpisah sesuai dengan prosedur pengajuan jurnal.
4.2. Abstrak
Artikel penelitian asli harus menyertakan abstrak yang merangkum tujuan, metode, hasil utama, dan kesimpulan penelitian.
Abstrak terstruktur dapat menggunakan bagian berikut:
-
Background: Latar belakang dan alasan pentingnya penelitian.
-
Objective: Tujuan penelitian.
-
Methods: Desain, subjek atau sumber data, prosedur, dan metode analisis.
-
Results: Temuan utama penelitian.
-
Conclusion: Kesimpulan yang didukung oleh hasil penelitian.
Abstrak harus disusun secara ringkas dan informatif. Hindari memasukkan referensi yang tidak diperlukan, informasi yang tidak terdapat dalam manuskrip, atau kesimpulan yang tidak didukung oleh data.
Batas jumlah kata abstrak mengikuti ketentuan pada templat atau kebijakan teknis Medical JKK.
4.3. Kata Kunci
Penulis harus menyediakan kata kunci yang menggambarkan topik utama, variabel, metode, atau populasi penelitian.
Kata kunci sebaiknya menggunakan istilah ilmiah yang lazim digunakan dalam literatur kedokteran dan kesehatan. Untuk artikel biomedis, penulis dianjurkan mempertimbangkan istilah Medical Subject Headings (MeSH) apabila relevan.
Jumlah kata kunci mengikuti ketentuan jurnal.
4.4. Pendahuluan
Bagian pendahuluan harus menjelaskan:
-
Latar belakang dan konteks permasalahan penelitian.
-
Ringkasan literatur ilmiah yang relevan.
-
Kesenjangan pengetahuan yang ingin diatasi.
-
Alasan pentingnya penelitian dilakukan.
-
Tujuan penelitian dan, apabila relevan, hipotesis penelitian.
Pendahuluan harus disusun secara logis dan didukung oleh referensi yang relevan serta dapat diverifikasi.
4.5. Metode
Bagian metode harus menjelaskan prosedur penelitian secara transparan agar pembaca dapat menilai validitas penelitian dan, apabila memungkinkan, mereplikasi prosedurnya.
Informasi yang perlu dicantumkan meliputi:
-
Desain dan pendekatan penelitian.
-
Lokasi dan periode penelitian.
-
Populasi, sampel, atau sumber data.
-
Kriteria inklusi dan eksklusi apabila relevan.
-
Teknik pengambilan sampel dan perhitungan ukuran sampel apabila digunakan.
-
Variabel penelitian dan definisi operasional.
-
Instrumen, bahan, dan prosedur pengumpulan data.
-
Metode analisis data dan perangkat lunak statistik yang digunakan apabila relevan.
-
Persetujuan etik penelitian apabila diwajibkan.
-
Informasi registrasi uji klinis apabila relevan.
-
Penggunaan alat AI dalam pelaksanaan atau analisis penelitian apabila berkontribusi secara substantif.
Metode harus dijelaskan secara akurat. Penulis tidak boleh menghilangkan informasi penting yang dapat memengaruhi interpretasi atau validitas hasil penelitian.
4.6. Hasil
Bagian hasil harus menyajikan temuan penelitian secara sistematis, objektif, dan sesuai dengan tujuan penelitian.
Hasil dapat disajikan melalui narasi, tabel, grafik, gambar, atau bentuk visualisasi lainnya.
Penulis harus memastikan bahwa:
-
Data yang disajikan sesuai dengan hasil analisis sebenarnya.
-
Hasil utama dan hasil tambahan dibedakan secara jelas apabila relevan.
-
Angka, persentase, dan ukuran statistik dilaporkan secara tepat.
-
Hasil yang tidak mendukung hipotesis tetap dilaporkan secara jujur apabila relevan.
-
Tabel dan gambar tidak sekadar mengulang seluruh informasi yang telah disampaikan dalam teks.
-
Tidak terdapat manipulasi atau penghilangan data yang dapat menyesatkan pembaca.
4.7. Pembahasan
Bagian pembahasan harus menginterpretasikan hasil penelitian dengan mempertimbangkan literatur ilmiah yang relevan.
Pembahasan sebaiknya mencakup:
-
Temuan utama dan maknanya.
-
Perbandingan dengan penelitian terdahulu.
-
Penjelasan ilmiah yang mungkin mendasari hasil penelitian.
-
Implikasi terhadap praktik klinis, kebijakan kesehatan, atau penelitian lanjutan apabila relevan.
-
Kekuatan dan keterbatasan penelitian.
-
Kemungkinan penerapan hasil penelitian.
-
Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya apabila diperlukan.
Penulis harus membedakan temuan yang benar-benar diperoleh dari penelitian dengan hipotesis atau interpretasi yang masih memerlukan pengujian lebih lanjut.
Kesimpulan dan implikasi penelitian tidak boleh melampaui bukti yang tersedia.
4.8. Kesimpulan
Kesimpulan harus menjawab tujuan penelitian berdasarkan hasil yang diperoleh.
Bagian ini harus ringkas, jelas, dan tidak mengulang seluruh isi pembahasan. Hindari menyampaikan klaim baru, rekomendasi yang tidak didukung bukti, atau generalisasi yang melampaui desain penelitian.
4.9. Pernyataan Tambahan
Apabila relevan, manuskrip harus mencantumkan bagian berikut:
-
Pernyataan persetujuan etik.
-
Pernyataan persetujuan partisipan atau pasien.
-
Pernyataan ketersediaan data.
-
Pernyataan pendanaan.
-
Pernyataan konflik kepentingan.
-
Kontribusi masing-masing penulis.
-
Ucapan terima kasih.
-
Pernyataan penggunaan kecerdasan buatan.
-
Informasi registrasi uji klinis.
Tidak semua pernyataan berlaku untuk setiap jenis artikel. Penulis harus menjelaskan apabila suatu persyaratan tidak relevan atau tidak berlaku, sesuai dengan ketentuan jurnal.
5. Etika Penelitian
Medical JKK mengharuskan penelitian dilakukan secara etis dan sesuai dengan peraturan yang berlaku serta standar ilmiah yang diakui.
5.1. Penelitian yang Melibatkan Manusia
Penelitian yang melibatkan manusia, data pribadi yang dapat diidentifikasi, atau bahan biologis manusia wajib memenuhi ketentuan etik yang relevan.
Apabila diwajibkan, penulis harus memperoleh persetujuan dari komite etik penelitian atau institutional review board yang berwenang sebelum penelitian dilaksanakan.
Pernyataan etik dalam manuskrip harus mencantumkan nama komite etik, nomor persetujuan apabila tersedia, dan informasi lain yang diperlukan untuk verifikasi.
Apabila persetujuan etik tidak diwajibkan, penulis harus menjelaskan dasar penetapan tersebut apabila diminta oleh editor.
Penulis tidak diperkenankan menyatakan bahwa persetujuan etik telah diperoleh apabila persetujuan tersebut tidak pernah diberikan.
5.2. Persetujuan Partisipan dan Pasien
Persetujuan setelah penjelasan (informed consent) harus diperoleh apabila diwajibkan berdasarkan desain penelitian dan ketentuan etik yang berlaku.
Untuk laporan kasus, foto klinis, atau informasi pasien yang dapat mengungkap identitas individu, penulis harus memperoleh persetujuan publikasi yang sesuai apabila diperlukan.
Penulis wajib melindungi kerahasiaan pasien. Informasi identitas tidak boleh dicantumkan tanpa dasar hukum dan etik serta persetujuan yang diperlukan.
5.3. Penelitian yang Melibatkan Hewan
Penelitian yang menggunakan hewan hidup harus mematuhi peraturan kesejahteraan hewan dan standar etik yang berlaku.
Apabila diwajibkan, persetujuan dari komite etik penelitian hewan harus diperoleh dan dinyatakan dalam manuskrip.
Penulis harus menjelaskan prosedur yang relevan untuk memastikan kesejahteraan hewan dan meminimalkan rasa sakit atau penderitaan.
5.4. Uji Klinis
Uji klinis harus didaftarkan pada registri uji klinis yang diakui sebelum perekrutan peserta pertama apabila dipersyaratkan oleh standar yang berlaku.
Penulis harus mencantumkan nama registri, nomor registrasi, dan tanggal pendaftaran. Editor dapat meminta informasi tambahan mengenai protokol dan pelaksanaan uji klinis.
6. Kepengarangan dan Kontribusi Penulis
Kepengarangan harus mencerminkan kontribusi ilmiah yang nyata dan dapat dipertanggungjawabkan.
Setiap penulis harus memenuhi kriteria kepengarangan yang berlaku dalam bidang jurnal medis, termasuk kontribusi substantif terhadap penelitian atau konsepsi penelitian, keterlibatan dalam penyusunan atau revisi intelektual manuskrip, persetujuan terhadap versi final, serta kesediaan bertanggung jawab atas integritas karya.
Seluruh penulis harus:
-
Menyetujui versi final manuskrip.
-
Menyetujui pengajuan manuskrip ke Medical JKK.
-
Mengungkapkan kontribusi masing-masing secara jujur.
-
Memastikan tidak ada penulis yang memenuhi kriteria tetapi dihilangkan.
-
Memastikan tidak ada individu yang dicantumkan sebagai penulis tanpa kontribusi yang memenuhi kriteria.
Kontribusi individu yang tidak memenuhi kriteria kepengarangan dapat dicantumkan dalam bagian ucapan terima kasih dengan persetujuan yang bersangkutan.
Penulis korespondensi bertanggung jawab atas komunikasi dengan jurnal dan memastikan bahwa seluruh penulis telah menyetujui pengajuan serta perubahan manuskrip selama proses editorial.
Perubahan daftar atau urutan penulis setelah pengajuan harus disertai alasan yang jelas dan persetujuan tertulis dari seluruh pihak yang terdampak. Editor berhak meminta dokumentasi pendukung.
7. Plagiarisme dan Orisinalitas
Manuskrip harus merupakan karya asli dan mencantumkan sumber secara tepat.
Penulis dilarang melakukan:
-
Plagiarisme teks, gagasan, data, atau gambar.
-
Parafrasa tanpa atribusi yang memadai.
-
Publikasi duplikat atau publikasi berulang yang tidak diungkapkan.
-
Pengiriman manuskrip yang sama secara bersamaan ke beberapa jurnal.
-
Penggunaan data atau materi pihak lain tanpa izin apabila izin diperlukan.
-
Fabrikasi atau falsifikasi data.
-
Manipulasi gambar atau hasil penelitian yang menyesatkan.
Medical JKK dapat menggunakan perangkat lunak pemeriksaan kemiripan untuk membantu evaluasi naskah.
Hasil pemeriksaan kemiripan akan dinilai secara kontekstual oleh editor. Tidak ada satu angka persentase yang dapat digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk menentukan ada atau tidaknya plagiarisme.
Apabila terdapat dugaan pelanggaran, jurnal dapat meminta klarifikasi, melakukan pemeriksaan lebih lanjut, atau mengambil tindakan sesuai dengan kebijakan etika publikasi.
8. Konflik Kepentingan
Penulis wajib mengungkapkan konflik kepentingan finansial maupun nonfinansial yang berpotensi memengaruhi penelitian, interpretasi hasil, atau penyusunan manuskrip.
Konflik kepentingan dapat mencakup hubungan kerja, konsultasi, honorarium, hibah, kepemilikan saham, paten, hubungan pribadi, atau kepentingan profesional lainnya.
Pernyataan konflik kepentingan harus dicantumkan dalam manuskrip sesuai dengan format yang ditetapkan jurnal.
Apabila tidak terdapat konflik kepentingan, penulis dapat menggunakan pernyataan berikut:
"Penulis menyatakan bahwa tidak terdapat konflik kepentingan finansial maupun nonfinansial yang relevan dengan penelitian dan publikasi artikel ini."
Pengungkapan konflik kepentingan tidak secara otomatis menyebabkan penolakan artikel. Informasi tersebut digunakan untuk menjaga transparansi dan integritas proses publikasi.
9. Pendanaan dan Ucapan Terima Kasih
Penulis wajib mengungkapkan seluruh sumber pendanaan yang secara langsung mendukung penelitian.
Informasi pendanaan harus mencantumkan nama lembaga pemberi dana dan nomor hibah apabila tersedia.
Apabila pemberi dana berperan dalam desain penelitian, pengumpulan data, analisis, interpretasi, penyusunan manuskrip, atau keputusan publikasi, peran tersebut harus dijelaskan.
Jika tidak terdapat pendanaan khusus, penulis dapat menggunakan pernyataan:
"Penelitian ini tidak menerima pendanaan khusus dari lembaga pendanaan publik, komersial, atau nirlaba."
Ucapan terima kasih dapat diberikan kepada individu atau institusi yang memberikan bantuan substantif tetapi tidak memenuhi kriteria kepengarangan. Pencantuman nama harus dilakukan dengan persetujuan pihak yang bersangkutan.
10. Penggunaan Kecerdasan Buatan Generatif
Medical JKK mengizinkan penggunaan alat kecerdasan buatan generatif secara bertanggung jawab sesuai dengan kebijakan jurnal dan prinsip integritas akademik.
Penulis wajib memperhatikan ketentuan berikut:
-
AI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis karena tidak dapat bertanggung jawab atas integritas karya ilmiah.
-
Penulis tetap bertanggung jawab penuh atas seluruh isi manuskrip, termasuk teks, data, gambar, analisis, dan referensi.
-
Penggunaan AI yang memberikan kontribusi substantif terhadap penyusunan manuskrip atau proses penelitian harus diungkapkan secara transparan.
-
Penulis harus memverifikasi keakuratan informasi, validitas referensi, dan ketepatan hasil yang dibantu oleh AI.
-
AI tidak boleh digunakan untuk membuat data penelitian palsu, memanipulasi gambar secara menyesatkan, atau menghasilkan referensi yang tidak nyata.
-
Penggunaan AI tidak boleh melanggar kerahasiaan pasien, perlindungan data, hak cipta, atau ketentuan etik lainnya.
-
Referensi yang dihasilkan oleh AI harus diverifikasi melalui sumber ilmiah yang dapat dipercaya.
Apabila AI digunakan secara substantif, penulis dianjurkan menjelaskan nama alat, tujuan penggunaan, dan bagian pekerjaan yang dibantu.
Contoh pernyataan:
"Dalam penyusunan manuskrip ini, penulis menggunakan [nama alat AI] untuk membantu [jelaskan tujuan penggunaan]. Seluruh keluaran telah diperiksa dan diverifikasi oleh penulis. Penulis bertanggung jawab penuh atas isi akhir manuskrip."
Jika tidak menggunakan AI, penulis dapat menyatakan bahwa tidak ada alat AI generatif yang digunakan secara substantif dalam penyusunan manuskrip.
11. Ketersediaan Data
Penulis dianjurkan mencantumkan pernyataan ketersediaan data (data availability statement) yang menjelaskan bagaimana data pendukung hasil penelitian dapat diakses.
Data dapat dinyatakan tersedia melalui repositori publik, berdasarkan permintaan yang wajar, atau dibatasi karena alasan etik, hukum, privasi, atau kerahasiaan.
Apabila data tidak dapat dibagikan, penulis harus memberikan penjelasan yang memadai.
Pembagian data wajib memperhatikan persetujuan partisipan, kerahasiaan pasien, peraturan perlindungan data, serta hak kekayaan intelektual.
Editor dapat meminta data atau dokumen pendukung apabila diperlukan untuk memverifikasi integritas penelitian, sepanjang permintaan tersebut sesuai dengan ketentuan etik dan hukum yang berlaku.
12. Pelaporan Penelitian
Penulis dianjurkan menggunakan pedoman pelaporan penelitian yang sesuai dengan desain penelitian agar manuskrip disusun secara transparan, lengkap, dan dapat dievaluasi.
Contoh pedoman yang dapat digunakan:
-
CONSORT: Uji klinis acak terkontrol.
-
STROBE: Penelitian observasional.
-
PRISMA: Tinjauan sistematis dan meta-analisis.
-
STARD: Penelitian akurasi diagnostik.
-
CARE: Laporan kasus klinis.
-
ARRIVE: Penelitian yang melibatkan hewan.
-
COREQ: Penelitian kualitatif melalui wawancara atau kelompok diskusi.
-
SQUIRE: Penelitian peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Pemilihan pedoman harus disesuaikan dengan desain dan tujuan penelitian. Apabila relevan, daftar periksa atau diagram alur dari pedoman yang digunakan dapat disertakan sebagai dokumen tambahan.
13. Sitasi dan Daftar Pustaka
Penulis wajib memastikan bahwa seluruh sumber yang disitasi dalam teks tercantum dalam daftar pustaka dan seluruh referensi dalam daftar pustaka benar-benar dirujuk dalam manuskrip, kecuali apabila kebijakan jurnal menentukan lain.
Ketentuan sitasi meliputi:
-
Mengutamakan sumber primer dan literatur ilmiah yang relevan.
-
Memastikan setiap referensi mendukung pernyataan yang disitasi.
-
Memeriksa nama penulis, judul, tahun, volume, nomor, halaman, dan DOI apabila tersedia.
-
Menghindari sitasi yang tidak relevan atau hanya bertujuan meningkatkan jumlah sitasi penulis, editor, atau jurnal tertentu.
-
Tidak mencantumkan referensi yang direkayasa atau tidak dapat diverifikasi.
-
Mengungkapkan status prapublikasi (preprint) apabila sumber tersebut digunakan.
-
Menghindari penggunaan artikel yang telah dicabut sebagai dasar bukti ilmiah, kecuali apabila pembahasan memang berkaitan dengan pencabutan tersebut.
Gaya sitasi dan format daftar pustaka harus mengikuti ketentuan teknis Medical JKK. Penulis disarankan menggunakan perangkat pengelola referensi untuk menjaga konsistensi.
14. Tabel, Gambar, dan Materi Tambahan
Tabel dan gambar harus mendukung pemahaman terhadap hasil penelitian dan tidak boleh menyesatkan pembaca.
Ketentuan umum:
-
Setiap tabel dan gambar harus diberi nomor secara berurutan.
-
Judul tabel dan keterangan gambar harus jelas serta informatif.
-
Setiap tabel dan gambar harus dirujuk dalam teks.
-
Satuan pengukuran, singkatan, dan simbol harus dijelaskan apabila diperlukan.
-
Gambar tidak boleh dimanipulasi untuk mengubah atau menyembunyikan temuan penelitian.
-
Materi yang diambil dari sumber lain harus disertai atribusi dan izin tertulis apabila diperlukan.
-
Foto atau gambar klinis yang berpotensi mengidentifikasi pasien harus memenuhi persyaratan persetujuan dan perlindungan privasi.
-
Data tambahan harus relevan dan konsisten dengan isi manuskrip.
Editor dapat meminta berkas asli atau data pendukung gambar apabila diperlukan untuk pemeriksaan integritas penelitian.
15. Prosedur Pengajuan Manuskrip
Manuskrip diajukan melalui sistem Open Journal Systems (OJS) Medical JKK sesuai dengan petunjuk pada laman pengajuan.
Penulis perlu memastikan bahwa:
-
Berkas manuskrip telah disiapkan sesuai dengan format jurnal.
-
Judul, abstrak, kata kunci, dan metadata penulis di OJS sesuai dengan isi manuskrip.
-
Nama, afiliasi, dan alamat email seluruh penulis telah dicantumkan secara akurat.
-
Seluruh penulis telah menyetujui versi final manuskrip dan pengajuannya.
-
Pernyataan etik, pendanaan, konflik kepentingan, serta kontribusi penulis telah disiapkan apabila relevan.
-
Dokumen persetujuan etik, persetujuan publikasi, daftar periksa pelaporan, atau berkas tambahan lainnya telah disertakan apabila diperlukan.
-
Manuskrip tidak sedang dipertimbangkan oleh jurnal lain.
-
Penulis telah membaca kebijakan etika publikasi Medical JKK.
Penulis korespondensi bertanggung jawab memastikan kelengkapan dan keakuratan informasi yang disampaikan kepada jurnal.
16. Proses Editorial dan Penelaahan Sejawat
Setiap manuskrip akan melalui pemeriksaan awal oleh editor untuk menilai kesesuaian ruang lingkup, kelengkapan administrasi, kualitas dasar ilmiah, dan kepatuhan terhadap kebijakan jurnal.
Manuskrip yang memenuhi persyaratan awal dapat diteruskan ke proses penelaahan sejawat.
Keputusan editorial dapat berupa:
Keputusan akhir berada pada kewenangan editor berdasarkan hasil evaluasi ilmiah, masukan reviewer, serta kepatuhan terhadap kebijakan jurnal.
Penulis wajib menanggapi komentar reviewer secara sistematis dan profesional. Setiap perubahan harus dijelaskan dalam dokumen tanggapan atau response to reviewers apabila diminta.
Penulis tidak boleh mengubah data atau hasil penelitian untuk sekadar memenuhi keinginan reviewer tanpa dasar ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
17. Revisi Manuskrip
Apabila manuskrip memerlukan revisi, penulis harus mengirimkan kembali naskah yang telah diperbaiki dalam batas waktu yang ditentukan editor.
Dokumen revisi sebaiknya mencakup:
-
Manuskrip versi terbaru.
-
Dokumen tanggapan terhadap komentar reviewer.
-
Penjelasan perubahan yang dilakukan.
-
Penjelasan ilmiah apabila terdapat komentar yang tidak dapat dipenuhi.
Perubahan substansial terhadap data, metode, hasil, kesimpulan, atau daftar penulis harus dijelaskan kepada editor.
Apabila revisi tidak diserahkan sesuai tenggat waktu, jurnal dapat menutup proses pengajuan atau meminta penulis melakukan pengajuan ulang sesuai kebijakan editorial.
18. Koreksi, Pengaduan, dan Pencabutan Artikel
Penulis wajib segera memberitahukan editor apabila menemukan kesalahan yang signifikan dalam manuskrip yang sedang diproses atau artikel yang telah diterbitkan.
Jika ditemukan dugaan pelanggaran etika, Medical JKK dapat melakukan pemeriksaan sesuai dengan kebijakan etika publikasinya.
Tindakan yang dapat diambil meliputi permintaan klarifikasi, koreksi artikel, penerbitan pernyataan keprihatinan, atau pencabutan artikel apabila diperlukan untuk menjaga integritas rekam ilmiah.
Penulis berhak menyampaikan pengaduan atau banding terhadap keputusan editorial melalui saluran resmi jurnal dengan menyertakan alasan dan bukti pendukung.
Seluruh pengaduan dan banding akan dinilai secara adil, objektif, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
19. Hak Cipta dan Lisensi
Penulis wajib memastikan bahwa manuskrip tidak melanggar hak cipta atau hak kekayaan intelektual pihak lain.
Ketentuan mengenai kepemilikan hak cipta, lisensi publikasi, dan penggunaan kembali artikel mengikuti kebijakan hak cipta dan lisensi Medical JKK yang dipublikasikan secara terpisah.
Penulis harus membaca dan menyetujui ketentuan tersebut sebelum menyelesaikan proses publikasi.
20. Daftar Periksa Sebelum Pengajuan
Sebelum mengirimkan manuskrip, penulis dianjurkan memastikan bahwa seluruh persyaratan berikut telah dipenuhi:
21. Komitmen terhadap Integritas Akademik
Medical JKK berkomitmen menjaga kualitas dan integritas publikasi ilmiah melalui proses editorial yang transparan, penelaahan yang objektif, dan penerapan etika penelitian yang bertanggung jawab.
Penulis bertanggung jawab atas keaslian, keakuratan, transparansi, dan kepatuhan etik seluruh isi manuskrip yang diajukan.
Dengan mengirimkan manuskrip kepada Medical JKK, penulis menyatakan bahwa informasi yang disampaikan adalah benar dan bersedia mematuhi kebijakan editorial, etika publikasi, serta ketentuan lain yang berlaku pada jurnal.
Panduan ini disusun dengan mengacu pada prinsip Committee on Publication Ethics (COPE), rekomendasi International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE), dan praktik terbaik dalam pelaporan penelitian ilmiah. Panduan dapat ditinjau secara berkala untuk menyesuaikan dengan perkembangan standar ilmiah, etika publikasi, dan peraturan yang berlaku.